Besorahnews (25/8/2025) Alokasi anggaran Dana Desa Tahun 2024 ternyata membawa angin segar bagi pengembangan kebun contoh Desa Bitefa. Dengan dukungan sebesar 25 juta rupiah, pengurus Karang Taruna Desa Bitefa berkomitmen memanfaatkan dana tersebut secara optimal. Kepala Desa Bitefa, Wilson Naihati, mengungkapkan bahwa pengelolaan kebun contoh desa ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda desa dan menciptakan peluang kerja yang produktif.
Monitoring kebun percontohan yang dilakukan pada 24 Agustus 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tahun lalu, kebun ini berhasil menanam 1.000 pohon melon dengan hasil panen yang sangat baik. Pemasaran melon pun berjalan lancar berkat minat tinggi dari pembeli yang datang langsung dari Kefamenanu dan Atambua, sehingga proses pemasarannya tidak terlalu rumit.
Melihat kesuksesan tersebut, usaha kebun contoh desa ini diperluas dengan penanaman 5.000 pohon tomat, di samping tetap mempertahankan 1.000 pohon melon untuk tahun ini. Saat ini, fokus utama adalah pada panen perdana tomat yang menunjukkan hasil melimpah. Tim Karang Taruna juga aktif berkomunikasi dengan pedagang di Pasar Baru Kefamenanu dan Pasar Atambua untuk menjalin kerjasama dalam pemasaran hasil panen mereka.
Kebun contoh desa ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga telah membuka lapangan kerja bagi kalangan muda dan meningkatkan produktivitas mereka. Wilson berharap, dengan keuntungan yang diperoleh, pengurus Karang Taruna dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui usaha yang mereka kelola.
Dari kisah ini, kita bisa melihat bagaimana pemanfaatan anggaran dana desa dengan baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan pemuda desa untuk lebih mandiri. Keberhasilan Karang Taruna Desa Bitefa bisa menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan sumber daya yang ada demi kemajuan bersama.(Cr)

