Besorahnews.id (9/9/25) Desa Nimasi, yang terletak di Kecamatan Bikomi Tengah, telah mengalokasikan dana ketahanan pangan sebesar 136 juta rupiah melalui Dana Desa Tahun 2025. Kepala Desa Nimasi, Yohanes Nino, menyatakan bahwa dana ini akan dimanfaatkan secara efektif oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Mandiri Nimasi untuk pengembangan usaha peternakan ayam petelur. Dalam kegiatan monitoring yang dilakukan pada tanggal 8 September 2025, Nino menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di desanya.
Menurut informasi yang disampaikan Yohanes Nino, alokasi dana ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDES Mandiri merupakan 20% dari total dana desa tahun 2025. Kegiatan ini menjadi prioritas nasional yang bertujuan mendukung ketahanan pangan di tingkat nasional. Melalui Musyawarah Desa Khusus (MDK), masyarakat desa sepakat untuk mengembangkan produk unggulan yaitu peternakan ayam petelur. Keputusan tersebut diambil dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyediakan sumber gizi yang baik.
Dalam kesempatanyg sama Leonardus Suni, Direktur BUMDES Mandiri Nimasi, menjelaskan bahwa dana ketahanan pangan yang dialokasikan telah digunakan untuk modal usaha dan modal kerja dalam pengelolaan peternakan ayam petelur. BUMDES juga telah menyiapkan infrastruktur pendukung yang diperlukan dan menyediakan 200 ekor bibit ayam petelur. “Kami berharap, dengan langkah-langkah ini, usaha kami dapat mulai mendatangkan hasil pada akhir bulan Oktober 2025,” ungkap Leonardus.
Dengan alokasi dana dan kegiatan yang ada, BUMDES Mandiri Nimasi bertekad untuk menjadi pijakan awal yang kokoh dalam pengembangan usaha serta memenuhi kebutuhan telur ayam sebagai sumber gizi bagi masyarakat desa. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi makanan lokal, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
Melalui sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, pengembangan peternakan ayam petelur di Desa Nimasi diharapkan dapat berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan taraf hidup warga, menjadikan desa ini lebih mandiri dan sejahtera. (cr)

