Terisolasi Selama 81 Tahun, Presiden Prabowo Perintahkan TNI Bangun Jembatan Gantung untuk Warga Kiuola Kabupaten TTU

Jan Christian
2 Min Read

Besorahnews.id : Senin, 30 April 2026 menjadi hari bersejarah bagi warga Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan oleh Danrem 161 Wirasakti – NTT, Brigjen TNI Hendro Cahyono, ground breaking pembangunan Jembatan Gantung Garuda resmi dimulai di Desa Kiuola.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan warga Kiuola yang hadir di lokasi, Brigjen Hendro mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan gantung ini adalah jawaban atas persoalan keterisolasian yang sudah lama dialami masyarakat desa tersebut. “Ini adalah perintah langsung dari Presiden Prabowo untuk menjawab kebutuhan warga Kiuola selama bertahun-tahun,” jelas Brigjen Hendro.

Pembangunan jembatan yang akan dikerjakan oleh anggota TNI ini direncanakan selesai dalam waktu 30 hari kerja. Keberadaan jembatan gantung Garuda diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung yang vital bagi warga, tetapi juga dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Kiuola, Primus Rusae, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah dan TNI. “Persoalan keterisolasian ini telah kami rasakan selama 81 tahun. Banyak kali kami mengajukan permohonan bantuan ke berbagai pihak, namun hanya berujung janji kosong tanpa tindakan nyata. Baru hari ini, kerinduan kami terjawab melalui perintah dari bapak Presiden Prabowo lewat bapak-bapak TNI,” ujar Primus dengan haru.

Selain Danrem 161 Wirasakti – NTT dan Kepala Desa Kiuola, acara ground breaking juga dihadiri oleh Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, Asisten 3 Pemda TTU, serta Camat Noemuti. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan militer menandai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI dalam mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah terpencil.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk membangun daerah-daerah tertinggal dan memastikan kesejahteraan masyarakatnya melalui peningkatan konektivitas yang memadai. Harapannya, jembatan ini dapat membuka akses sosial dan ekonomi baru sehingga kesejahteraan warga Kiuola semakin meningkat ke depannya. Cr

Share This Article
Tidak ada komentar